PRESS RELEASE BERINTERNET YANG TEPAT DENGAN 4 PILAR LITERASI DIGITAL 10 Juli 2021 – Ketapang

PRESS RELEASE BERINTERNET YANG TEPAT DENGAN 4 PILAR LITERASI DIGITAL 10 Juli 2021 – Ketapang

  11 Jul 2021

Moderator : Aulia Mawardhika

LO : Lutfi

Runner : Miftahul Huda

Narasumber :

Local :

  1. Eka Wahyudi
  2. Setra Kusuwardaana

Nasional :

  1. Dwi Wahyudi

KOL :  Rizal Gunawan

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Talks 1: Digital Safety : Memahami Pinjaman Online Yang Aman dan Legal

( Dwi Wahyudi, SE- RTIK )

 

  • Kasus Pinjaman Online
  • Guru di Semarang terjerat utang di 20 aplikasi pinjol dari 3,7 juta membengkak hingga 207 juta
  • Kisah guru terjebak 24 pinjol demi biayai kuliah hingga dikejar debt collector
  • Gambaran umum pinjaman online:
  • Aplikasi yang bisa diunduh melalui google play store dan Apple store, menawarkan peminjaman uang secara online dalam jumlah nominal tertentu dan jangka waktu pengembalian tertentu.
  • Layanan pinjam meminjam uang secara langsung antara kreditur dan debitur berbasis teknologi informasi
  • Modus Operandi
  • SMS
  • Tawaran Bunga Rendah
  • Terdapat Imbalan
  • Ciri-ciri modus operandi
  • Meminta akses kontak dan data pribadi
  • Melakukan teror
  • Fintech Lending ilegal
  • Tidak memiliki izin resmi
  • Tidak ada identitas pengurus dan alamat kantor yang jelas
  • Pemberian pinjaman yang sangat mudah
  • Informasi bunga, biaya pinjaman dan denda yang tidak jelas serta tidak terbatas
  • Total pengembalian tidak terbatas
  • Penagihan tidak ada batas waktu
  • Akses data ke seluruh ponsel
  • Ancaman teror kekerasan, penghinaan, pencemaran, nama baik, menyebarkan foto/video pribadi
  • Tidak memiliki layanan pengaduan konsumen
  • Fintech Lending Legal
  • Terdaftar dan diawasi OJK
  • Identitas pengurus dan alamat kantor yang jelas
  • Pemberian pinjaman diseleksi ketat
  • Informasi bunga, biaya dan denda transparan
  • Total biaya pinjaman 0,05-0,8% per hari
  • Maksimum pengembalian 100% dari pinjaman pokok
  • Penagihan maksimum 90 hari
  • Akses hanya camera, mic dan lokasi
  • Risiko peminjam yang tidak melunasi setelah batas waktu 90 hari akan masuk blacklist
  • Memiliki layanan pengaduan konsumen
  • 6 Hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan meminjam melalui aplikasi online
  • Perusahaan terdaftar dan berizin
  • Sesuai kebutuhan dan kemampuan
  • Cicilan tepat waktu
  • Hindari gali lubang tutup bulan
  • Bunga dan denda pinjaman
  • Kontrak perjanjian
  • Konsumen dapat menyampaikan pengaduan melalui sarana berikut:
  • Surat Tertulis dari konsumen yang ditujukan: Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Menara Radius Prawiro, Lantai 2, Komplek Perkantoran Bank Indonesia, Jl. MH. Thamrin No. 2, Jakarta Pusat, 10350.
  • Telepon: 157. Jam operasional : Senin – Jumat, Jam 08.00 – 17.00 WIB
  • .Email: Permintaan informasi dan pengaduan disampaikan email: konsumen@ojk.go.id
  • Form Pengaduan Online: Masyarakat dapat mengirimkan pengaduan dalam form elektronik yang tersedia di http://konsumen.ojk.go.id/FormPengaduan
  • Lapor ke Satgas Investasi OJK dapat dilakukan dengan menghubungi: 1.Call Center di (021) 1500 655 2.Email di waspadainvestasi@ojk.go.id 3.Datang ke kantor di Gedung Soemitro Djojohadikusumo, Jalan Lapangan Banteng Timur No.2-4, 10710, DKI Jakarta.
  • Pinjol membawa sengsara kecuali paham manfaat, biaya dan resikonya

 

Talks 2: Digital Ethics : Bebas namun Terbatas : Berekspresi Di Media Sosial

(Sentra Kusumardana, Ketua Yayasan Webe Konservasi)

  • Landscape Internet

Sejak internet masuk ke Indonesia pada 20 tahun lalu, masyarakat Indonesia sudah menggunakan internet untuk:

  • Mencari informasi terkait proses pendidikan
  • Meningkatkan pendapatan
  • Belanja
  • Mitigasi bencana
  • Filantropi
  • Menyebarkan agenda politik
  • Memonitor pemilu
  • Medsos itu Zeitgeist
  • Medsos adalah hak
  • Batasan di Medsos:
  • Menghargai hak-hak dan reputasi orang lain
  • Untuk melindungi keamanan nasional dan ketertiban sipil, moral publik
  • Internet dan medsos di Indonesia diatur dalam UU no. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

 

Talks 3: Key Opinion Leader

Digital Culture : Pilih Mana : Nabung atau Belanja Online?

(Rizal Gunawan ( Ujang Tampoy ), Founder Instagram Ujang Tampoy)

  • sekitar 202 juta warga indonesia menjadi internet user yang aktif untuk belanja online, penggunaan internet juga sudah semakin masif dan melek digital
  • perilaku konsumen dari 202 juta 90 % memiliki perilaku mencari produk atau jasa secara online dan ada keinginan membeli untuk secara online
  • iklan dari platform juga sangat mempengaruhi insensitas pembeli dan bisa membuat kita menjadi boros

 

Talks 4: Digital Skills : Positif, Kreatif, dan Aman di Internet

(Eka Wahyudi, Dosen Politeknik Ketapang)

Gunakan bahasa yang benar dalam berinternet

  • jangan menyebarkan atau membuat hoaks
  • hindari yg berbau SARA
  • hindari phising
  • Jangan update lokasi terkini di media sosial
  • Bebas berekpresi di internet bukan berarti konten kreator memiliki kebebasan tanpa batas
  • konten yg melanggar peraturan undang2 : pornografi, terorisme

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Untuk mematikan video dan microphone selama proses webinar dan menjaga protocol kesehatan.
  • Share event ke Instagram Feed, dan tag Instagram Siber Kreasi dan menggunakan hashtag.
  • Adanya hadiah menarik berupa pulsa atau paket data bagi 10 (sepuluh) penanya terbaik.