Kabar Kalbar  –  Press Release Menghadapi Dunia Digital Di Masa Pandemi 15 Juli 2021 – Pontianak

Kabar Kalbar – Press Release Menghadapi Dunia Digital Di Masa Pandemi 15 Juli 2021 – Pontianak

  16 Jul 2021

Moderator : Reza Rahman

LO : Allan

Runner : Dimas & Irshan

Narasumber :

Local :

  1. Suwandy Djapri, B.BIT, M.IT, Hons, Cert.TESOL
  2. Widya Lestari. M.Psi., Psikolog

Nasional :

  1. Alifta Kartiko

KOL :  drg. Irvanda Mulyaningsih, sp.Ort.

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Talks 1: Kecakapan Digital : Memiliki Digital Skill di Masa Pandemi

(Alifta Kartiko, Founder ZAV Souvenir)

 

Talks 2: Keamanan Digital : Tips dan Pentingnya Internet Sehat

(Suwandy Djapri, B.BIT, M.IT, Hons, Cert.TESOL, Senior Agency Manager PT.Zurich Topas Life)

  • Internet Safety atau internet sehat adalah konsep pengunaan Internet untuk melindungi diri sendiri serta orang lain dari kemungkinan bahaya atau resiko di dunia online. Internet Safety juga bisa diartikan sebagai konsep penggunaan Internet secara bijak dan sesuai dengan etika atau norma yang berlaku tanpa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
  • Ciri-ciri Hoax:
  • Diawali dengan kata-kata sugestif dan heboh
  • Mencatut nama/lembaga terkenal
  • Terdengar mustahil terjadi
  • Tidak muncul di media massa
  • Banyak ditulis dengan huruf capital/tanda seru
  • Aktivitas Ilegal di Internet:
  • Warez (pelanggaran hak cipta suatu karya),
  • Cyber Bullying (Penghinaan dan Kata-kata kasar di internet),
  • Penghinaan dan pelecehan SARA,
  • Konten Dewasa dan aktifitas kejahatan lainya.
  • Jangan mengumbar data online.
  • Think Before Posting!

Talks 3: Key opinion Leader

Budaya Digital : Internet Addiction : How Much Is It too Much ?

(drg. Irvanda Mulyaningsi, Sp.Ort, Dokter Gigi dan Make Up Artist)

  • Kecanduan social media adalah gangguan perilaku dimana penderitanya sulit melepaskan diri dari internet. Mereka tidak mampu mengurangi konsumsi social media dan sangat ketergantungan hingga merasa cemas, gelisah, atau tidak bahagia jika tidak dapat mengakses internet. Hal ini tetap terjadi, meskipun sebenarnya mereka bisa merasakan dengan jelas efek negatif dari ketergantungan itu.
  • Sadar atau tidak, kita tergiring untuk terus mengkonsumsi media sosial sehigga sulit untuk melepaskannya. Dari kehidupan sehari-hari
  • Ketika kebiasaan itu berubah menjadi kecanduan dan memberikan dampak negatif terhadap kehidupan, kita harus segera mengobatinya.
  • Saat kepuasan hidup menurun orang menjadi semakin kecanduan social media.
  • Sebaliknya, kepuasan hidup meningkat saat konsumsi social media dikurangi.
  • Cara mengurangi kecanduan sosial media:
  • Temukan cara menyalurkan energy negatif yang lebih efektif
  • Batasi waktu bersosmed maksimal 2 jam/ hari
  • Buat target dan beri hadiah pada diri sendiri
  • Set timer & matikan notifikasi sosial media
  • Buat jadwal atau daftar kegiatan untuk mengisi waktu luang

 

Talks 4: Etika Digital : Infodemik : Penyebab dan Dampak Buruk bagi Penanggulangan Pandemi Covid-19

(Widya Lestari. M.Psi., Psikolog, Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Pontianak)

  • Banyak hal yang pemerintah lakukan tetapi tidak sedikit juga berita hoax yang membuat terhambatnya penanggulangan pandemic atau menjalani program penggulangan tidak dengan bijak
  • Apa Penyebabnya?

Individu atau komunitas tertentu yang memiliki faham yang salah dan menanamkan faham yang salah kepada orang lain (seolah-olah masuk akal) sehingga banyak berita yang Hoax tersebar.

Sasarannya adalah anak-anak atau remaja yang memiliki tingkat impulsifitas yang tinggi

  • Dampak penanggunalangan Pandemi Covid-19:
  • Sekolah berbasis online = semua kegiatan pembelajaran menggunakan media online
  • Masih ada pengumpulan buku di sekolah
  • Penyampaian materi secara online kurang maksimal diberikan
  • PSBB/PPKM