Kabar Kalbar  –  Press Release Belajar Memahami Dunia Digital Di Era 4.0 12 Juli 2021 – Pontianak

Kabar Kalbar – Press Release Belajar Memahami Dunia Digital Di Era 4.0 12 Juli 2021 – Pontianak

  13 Jul 2021

Moderator : Amal Bastian

LO : Allan

Runner : Dimas dan Irshan

Narasumber :

Local :

  1. Pandhe Prakasa

2.M. Chairuzen

Nasional :

  1. Windy Oktanaura

KOL :  Olpie Puspitasari

Pembukaan Oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo, President Indonesia

  • Pembukaan Bpk. Presiden Jokowi tentang Literasi Digital.
  • Pandemic membuka peluang transformasi digital secara besar2an (infrastruktur digital, UMKM, pemerintahaan digital), juga persiapan masyarakat cakap digital.
  • Pada akhir 2022, 12548 desa dan kelurahan akan terjangkau 4G, 10 tahun lbh maju, dari rencana awal 2032.

 

Talks 1 : Basic Skills tentang Hardware & Software dan Penggunaanya

(Pandhe Prakarsa, Software Developer, Programmer dan CTO Bujang Kurir)

  • Tentukan platform yg paling sesuai :

– e-commerce

– sosial media

– market place

– google

– dll

  • Prinsip etika bisnis :

– jujur

– tanggung jawab

– transparansi

– profesional

– kepercayaan

  • Gunakan identitas asli :

– data dan informasi yang lengkap dan benar agar customer mudah menjangkau anda

  • Deskripsikan toko/produk dengan jelas :

– membantu customer mengenali siapa anda dan apa yg anda tawarkan

  • Sajikan konten dan bahasa yg baik :

– real pict

– real product

– real information

– sesuaikan target market

– perhatikan sopan santun

 

  • Memanfaatkan fitur sesuai fungsi
  • Membuat sistem transaksi yg win win
  • Review jujur customer

 

Talks 2 : Fitur Pay Later Sebagai Transaksi Berbasis Online Baru : Amankah?

(Windy Oktanaura, Finance Manager Wardah Paragon (Youngest))

  • penggunaanya dalam memenuhi kebutuhan hidup, belanja sekarang bayar nanti saja
  • keuntungan paylater : proses cepat dan simple ; kesempatan mendapatkan banyak promo menarik ; cicilan bervariasi tenor hingga setahun , mendorong peningkatan inklusi keuangan indonesia
  • kerugian paylater : mendorong perilaku konsumtif yang boros; memunculkan tumpukan utang yang tidak terduga; pengaturan keuangan berantakan; adanya ancaman keamanan identitas; ada bunga dan denda; adanya biaya yang tidak disadari; tunggakan dapat menurunkan reputasi kredit nasabah

Talks 3 : Memahami Multikulturalisme Dalam Ruang Digital

(M. Chairuzen, SE, Akt, CEO Therapi Hypnoprana Indonesia)

  • Apa itu digital ethics :

Kemampuan menyadari, mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola etika digital dalam kehidupan sehari2

  • Digital ethics mencakup :

– kebebasan berbicara

– tanggung jawab sosial

– hak cipta dan hak kekayaan intelektual

  • Masalah yg ditimbulkan ketika semua orang bisa mengakses internet dengan mudah :

Privasi, keamanan, diskriminasi, gender, kesenjangan digital, kejahatan, kecanduan internet, kelebihan informasi

  • Etika dlm berinternet :

– berikan info yg valid

– hindari perselisihan

– jangan menggunakan kata2 yg mengandung sara

 

Key Opinion Leader : Digital Literacy for Parents : Suitable and Safe Internet for Minor and Teens

(Olpie Puspitasari, MC, Presenter & Public Speaker)

  • literasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.

 

  • Tips mendidik anak di era digital :

– batasi waktu penggunaan gadget

– jadilah panutan yg baik

– jangan pernah menggunakan gadget sebagai alat penenang emosi anak

 

  • Tips mengatasi kecanduan gadget pada remaja :

– memperbanyak bersosialisasi dengan teman

– mematikan gadget sebelum tidur

– menghapus aplikasi yg menjadi penyebab kecanduan

– mengetahui dampak kecanduan gadget

Informasi lainnya yg disampaikan oleh moderator / mc :

  • Menyampaikan tata tertib acara
  • mengumumkan cara mendapatkan hadiah gimmick ke peserta
  • membacakan kesimpulan yang dipaparkan oleh para narasumber